Minggu, 28 Juni 2015

[TUGAS 4] Video Tutorial Photoshop

Hallo gais, disini saya akan kembali berbagi postingan. Kali ini saya akan berbagi bagaimana cara mengedit foto dengan Photoshop CS4. Pastinya sudah tidak asing dengan edit foto dengan Photoshop kaan? Nah disini saya mencoba mengedit foto seorang wanita dengan muka topeng batik. Mari dilihat videonya dan jangan lupa dicoba yakk...

Rabu, 03 Juni 2015

[TUGAS 3] VIDEO GERAKAN GO GREEN

haii gaiys kali ini saya akan menambahkan post saya tentang go green..
karena lingkungan dan bumi kita sangat membutuhkan gerakan ini, mulai dari hal yang kecil sampai hal yang lebih besar akan memberikan manfaat lebih bagi kelestarian bumi kita..
video yang saya post ini adalah salah satu contoh dari banyaknya gerakan go green yang dapat kita lakukan.. selamat menyaksikan, semoga bermanfaat :)



sumber: https://www.youtube.com/watch?v=Pzb_YxxwTus

Kamis, 21 Mei 2015

[TUGAS 2C] Pandangan ISLAM Tentang Go Green


Penghijauan alias reboisasi merupakan amalan sholeh yang mengandung banyak manfaat bagi manusia di dunia dan untuk membantu kemaslahatan akhirat manusia. Tanaman dan pohon yang ditanam oleh seorang muslim memiliki banyak manfaat, seperti pohon itu bisa menjadi naungan bagi manusia dan hewan yang lewat, buah dan daunnya terkadang bisa dimakan, batangnya bisa dibuat menjadi berbagai macam peralatan, akarnya bisa mencegah terjadinya erosi dan banjir, daunnya bisa menyejukkan pandangan bagi orang melihatnya, dan pohon juga bisa menjadi pelindung dari gangguan tiupan angin, membantu sanitasi lingkungan dalam mengurangi polusi udara, dan masih banyak lagi manfaat tanaman dan pohon yang tidak sempat kita sebutkan di lembaran sempit ini.

Jika demikian banyak manfaat dari reboisasi alias penghijuan, maka tak heran jika agama kita memerintahkan umatnya untuk memanfaatkan tanah dan menanaminya sebagaimana yang dijelaskan oleh Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- dalam hadits-hadits lainnya, seperti beliau pernah bersabda,

إِنْ قَامَتْ السَّاعَةُ وَبِيَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيلَةٌ فَإِنْ اسْتَطَاعَ أَنْ لَا يَقُومَ حَتَّى يَغْرِسَهَا فَلْيَفْعَلْ

"Jika hari kiamat telah tegak, sedang di tangan seorang diantara kalian terdapat bibit pohon korma; jika ia mampu untuk tidak berdiri sampai ia menanamnya, maka lakukanlah".
[HR. Ahmad dalam Al-Musnad (3/183, 184, dan 191), Ath-Thoyalisiy dalam Al-Musnad (2068), dan Al-Bukhoriy dalam Al-Adab Al-Mufrod (479).

Hadits ini di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Ash-Shohihah (no. 9)]  Ahli Hadits Abad ini, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albaniy -rahimahullah- berkata saat memetik faedah dari hadits-hadits di atas, "Tak ada sesuatu (yakni, dalil) yang paling kuat menunjukkan anjuran bercocok tanam sebagaimana dalam hadits-hadits yang mulia ini, terlebih lagi hadits yang terakhir diantaranya, karena di dalamnya terdapat targhib (dorongan) besar untuk menggunakan kesempatan terakhir dari kehidupan seseorang dalam rangka menanam sesuatu yang dimanfaatkan oleh manusia setelah ia (si penanam) meninggal dunia. Maka pahalanya terus mengalir, dan dituliskan sebagai pahala baginya sampai hari kiamat". [Lihat Silsilah Al-Ahadits Ash-Shohihah (1/1/38)]

Tidaklah seorang muslim menanam suatu tanaman melainkan sesuatu yang dimakan darinya menjadi sedekah baginya, dan sesuatu yang dicuri darinya menjadi sedekah baginya, dan tidaklah sesuatu itu dikurangi oleh seseorang melainkan ia menjadi sedekah baginya hingga hari kiamat (HR. Muslim)

Tidaklah seorang muslim menanam suatu tanaman pohon atau menabur suatu benih lalu sebagian hasilnya dimakan oleh burung atau seseorang, melainkan menjadi sedekah baginya (HR. Bukhari, Muslim dan Tirmidzi)

Di dalam ISLAM gerakan go green dianggap sesuai dengan ajarn Islam karna ALLAH SWT berfirman dalam surah Ar-Rum, 30: 41 yang artinya, “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut, disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar.”

Dari surah Ar-Rum di atas dapat sobat simpulkan bahwa ALLAH SWT menyeru kepada manusia agar di dalam kehidupanya di muka bumi janganlah melakukan perbuatan yang merusak bumi melainkan Kita di suruh untuk kembali ke jalan yang benar yaitu menjaga dan melestarikan bumi bukan malah merusaknya. Manusia di ciptakan oleh ALLAH SWT sebagai makhluk yang sempurna untuk menjadi Khalifa (pemimpin) di muka bumi dan diberi amanat untuk melakukan usaha-usaha agar alam semesta dan segala isinya tetap lestari, sehingga umat manusia dapat mengambil manfaat, menggali, dan mengelolahnya, untuk kesejahteraan manusia. Sekaligus sebagai bekal dalam beribadah kepada ALLAH SWT.

Larangan berbuat kerusakan dalam Surat Al – Baqarah
2:11. Dan bila dikatakan kepada mereka: Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.”

2:12. Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.

2:27. (yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi. Mereka itulah orang-orang yang rugi.

2:30. Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.

2:60. Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman: “Pukullah batu itu dengan tongkatmu”. Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air. Sungguh tiap-tiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing) Makan dan minumlah rezeki (yang diberikan) Allah, dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi dengan berbuat kerusakan.

2:205. Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan.

Sekarang sobat lebih yakin kan untuk melakukan gerakan Go Green, karena Allah sendiri yang memerintahkan kepada kita.  So, “ Let’s Go Green ”

 

Sumber:

https://gizanherbal.wordpress.com/2012/04/03/islam-dan-go-green/

http://as-shalafi.blogspot.com/2011/08/pandangan-islam-tentang-go green.html#!/2011/08/pandangan-islam-tentang-go-green.html

http://gigfire117green.blogspot.com/2013/02/go-green-dalam-islam.html

[TUGAS 2B] Gerakan Go Green, Apa Hanya Menanam Pohon?


Gerakan go green yang sudah lama dikowar-kowar untuk menjaga kelestarian bumi mungkin akan kehilangan masanya. Sebab gerakkan go green ini hanya terfokus mungkin pada penghijauan kota dan tempat lain sebagainya. Padahal sebenarnya gerakan go green dapat juga mengarah pada kebersihan lingkungan, sebagai contoh kebersihan sungai dan udara. Semua orang dapat berpartisipasi, dari orang tua sampai anak-anak SD ataupun TK pun akan berkecimpung didalamnya.
Lalu apa gerakan go green hanya terfokus pada penanaman pohon-pohon saja. Kalau malah factor terbesarnya dilalaikan. Terkadang percuma kita menanam seribu pohon kalau asap kendaraan tetap dibiarkan menghembus. 
Sebab banyaknya pohon yang ditanam masih kurang dengan banyaknya asap kendaraan yang mengebul. Karena, memang kurangnya perhatian pemerintah dalam hal ini. Memang sulit untuk memberikan pengertian terhadap masyarakat banyak tentang bahayanya asap kendaraan, tetapi apabila masyarakat tidak segera sadar akan dampak buruk terhadap bumi kita, bumi kita pasti akan semakin menangis karena semakin tingginya global warming.

Memang sulit menerapkan kata “ramah lingkungan” di bumi Indonesia ini. Karena kesadaraan dari dalam diri belum bisa dibentuk dari dalam pribadi setiap masyarakatnya. Banyak contoh yang bisa dipaparkan disini. Seperti halnya banyak plangkan berjajar di jalanaan yang mengingatkan agar kita menjaga kebersihan sungai. Tapi saat kita menengok kebawah, dibawah jembatan yang diatasnya ada plangkan tersebut sangat penuh dengan sampah dan lebih mirisnya jauh dari kata sehat.

 

Disini seharusnya disimpulkan, jangan hanya ada slogan “gerakan go green” kalau memang tidak bergerak. Dari sumber aktivis go green salah satu siswa SMP N 14 Yogyakarta bernama Dika mengatakan “Sebaiknya gerakkan go green jangan hanya terfokuskan pada penanaman seribu pohon dan reboisasi. Namun, realisasi terhadap pentingnya go green bagi masa yang akan datang juga perlu diperhatikan, seperti mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dan menggunakan kertas daur ulang juga sangat penting untuk diperhatikan.” Kalau memang perlu dilakukan penyuluhan untuk pengertian di masyarakat, lakukan penyuluhan yang memang dapat diterima oleh masyarakat, bukan malah menyalahkan masyarakat yang menimbulkan adanya global warming.

Iya memang kalau berbicara asap kendaraan bermotor di Indonesia sungguh sangat sulit. Ini dikarenakan masyarakat Indonesia masih enggan menggunakan kendaraan umum. Mereka lebih nyaman menggunakan kendaraan pribadi. Sampai hampir semua jalanan kota besar penuh kendaraan. Padahal
asap dari kendaraan bermotor tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh, dan juga lingkungan di sekitar. Pastinya mengacam terwujudnya gerakan go green.

Belum lagi ditambah penggunaan kertas yang berlebihan. Ini sangat mengancam terealisasikannya gerakkan go green. Sebab sama saja kita menanam seribu pohon, kalau seribu pohon juga kita tebangi untuk membuat kertas. Tidak bisa dipungkiri, Indonesia menjadi negara pengguna kertas terbanyak itu memang benar. Kenapa? Itu karena Indonesia memfokuskan belajar dengan menggunakan buku. Kalau dihitung ada 100 juta anak Indonesia mengenyam bangku sekolah dan paling sedikitnya mereka harus membeli lima buku paket pelajaran untuk materi pendidikan. Dan setiap buku kita katakana ada 50 halaman. Dan kalau kita kalikan ini semua ada berapa pohon yang ditebang untuk membuat kertas dalam bentuk buku pelajaran? Apabila pohon tersebut digunakan dan ditebangi terus menerus dan menjadi gundul, akan menambah efek negatif lain untuk bumi maupun masyarakat.

Oleh karena itu, go green bisa menjadi hanya sebuah omong kosong kalau hal-hal penting yang sangat mendukung terwujudnya kelestarian bumi tidak diperhatikan ataupun dilirik sedikit pun. Maka, harus ada penegasan dalam mewujudkan hal ini. Marilah kita mulai dengan minim penggunaan kendaraan pribadi. “ marilah anak-anak sekolah seperti saya ini menggunakan sepeda atau jalan kaki ke sekolah. Tak usah menggunakan motor yang bisa menambah polusi yang ada.” Tukas Dika. Karena selain mengurangi polusi udara,
Bersepeda termasuk olahraga yang murah meriah tanpa harus mengeluarkan biaya banyak, waktu yang kita gunakan juga sangat banyak kapan pun bisa kita lakukan, secara otomatis kita akan hemat BBM serta fisik kita akan semakin sehat dan bugar. 
Sebagai aktivis go green dia sangat prihatin dengan keadaan yang ada. Karena memang pengguna motor pribadi di kota Yogya adalah para pelajar sepertinya. Maka, dia lebih apresiatif menggunakan sepeda saat sekolah. “Selain mengurangi polusi kan bisa membuat tubuh kita sehat juga, berangkat sekolah dengan berolah raga sekalian. Dan go green pun bisa terwujudkan.” Ungkapnya.

[TUGAS 2A] Go Green!


Sekilas kita hanya mengenal istilah Go Green! itu sebagai upaya penyelamatan bumi. Dalam pembahasan ini akan diulas lebih lengkap mengenai gerakan Go Green!

Mengingat kondisi bumi yang semakin tidak terpelihara lagi yang diakibatkan oleh ulah manusia. Aktivis dan masyarakat yang perduli lingkungan melakukan gerakan pelestarian Go Green! Dengan gerakan ini kita berharap bumi akan menjadi tempat tinggal yang layak bagi semua mahluk hidup pada masa sekarang maupun yang akan datang.

Pengertian dari Go Green sendiri adalah tindakan atau perbuatan yang ditujukan untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan akibat ulah manusia, dimana dengan menitikberatkan penghijauan lingkungan.

Konsep Go Green adalah 4 R yakni :
·           Reduce
Reduce merupakan kegiatan yang mengupayakan pengurangan penggunaan dan material yang biasa kita gunakan. Tujuan utamanya adalah meminimalisir bertambahnya sampah dari sisa-sisa sampah atau  barang-barang yang kita gunakan.

Contoh reduce yang bisa kita lakukan adalah melakukan refill terhadap botol sabun cuci piring, pulpen, botol kecap / saus dll, sehingga botolnya tidak langsung dibuang. 

·           Reuse
Reuse atau penggunaan ulang merupakan penggunaan suatu barang lebih dari satu kali. Hal ini mencakup penggunaan kembali secara konvensional dimana barang dipakai lagi dengan fungsi yang sama dan penggunaan kembali dimana barang dipergunakan dengan fungsi yang berbeda.
Berbeda dengan mendaur ulang yang menghancurkan barang bekas menjadi bahan mentah, untuk dibuat barang baru kembali. Proses ini menghemat waktu,energi, uang, dan sumber daya.

Contoh: Dengan fungsi yang sama, misalnya : Perakitan kembali, Program pengisian ulang, dan Penukaran barang bekas. Dengan fungsi yang berbeda, misalnya: menggunakan pakaian bekas sebagai lap

Manfaat Reuse adalah
  • Menghemat bahan mentah dan energi sepanjang barang yang dipergunakan kembali menggantikan barang baru yang dapat diproduksi industri.
  • Mengurangi kebutuhan akan tempat sampah dan biaya.
  • Dapat memberikan lapangan pekerjaan yang berkelanjutan.
  • Bermanfaat bagi konsumen dengan menghemat uang karena barang yang dipergunakan kembali pada umumnya dijual dengan harga lebih murah relatif terhadap barang baru.

Kerugian Reuse adalah
  • Terkadang membutuhkan proses pembersihan dan transportasi, yang mengorbankan lingkungan juga
  • Beberapa barang mungkin berbahaya jika dipakai kembali, misalnya beberapa jenis plastik yang membentuk kemasan makanan, tidak direkomendasikan untuk dipergunakan kembali karena risiko zat plastik yang berdifusi ke dalam makanan.
  • Barang yang dipergunakan kembali haruslah lebih tahan lama. Ini berarti, dalam proses produksi awal, barang tersebut akan membutuhkan lebih banyak material.
  • Mensortir dan mempersiapkan barang untuk dipergunakan kembali membutuhkan banyak waktu, yang mungkin menimbulkan ketidaknyamanan bagi konsumen dan mengorbankan uang

·           Recycle
Recycle atau daur ulang merupakan proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru. Tujuan daur ulang adalah mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca. Saat ini sudah banyak sampah-sampah yang diolah oleh tangan-tangan kreatif menjadi suatu barang yang memiliki nilai guna kembali. Proses daur ulang secara garis besar adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemprosesan material baru untuk proses produksi. Material yang mungkin bisa didaur ulang adalah Material yang bisa didaur ulang terdiri dari sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, dan barang elektronik

Contoh: :
Bahan bangunan , material bangunan bekas yang telah  dikumpulkan dihancurkan dengan mesin penghancur, kadang-kadang bersamaan dengan aspal, batubata, tanah dan batu. Hasil yang lebih kasar bisa digunakan menjadi pelapis jalan sejenis aspal sedangkan hasil yang lebih halus dapat dipakai untuk membuat bahan bangunan baru semacam bata

·           Replace
Reduce merupakan upaya mengganti barang-barang  yang merusak lingkungan dengan barang-barang yang berfungsi sama namun ramah lingkungan. Contohnya adalah Orang Jepang lebih memilih menggunakan kain sebagai tas belanjaan daripada plastik, Mengendarai sepeda atau berjalan kaki dibandingkan dengan mengendarai kendaraan bermotor dan penggunaan sapu tangan dibandingkan menggunakan tisu.

Macam-macam Ulah Manusia Yang Merusak Bumi
Disadari atau tidak, tangan-tangan manusialah yang merusak bumi. dampaknya adalah ketidakseimbangan ekosistem dan tentunya berdampak buruk pada makhluk yang ada didalamnya.

  • Pembakaran Hutan dan Penebangan Liar
    Sering kali pengusaha real estate yang ingin mendapatkan keuntungan besar dengan mendirikan bangunan secara ilegal, membakar hutan untuk dijadikan lahan perumahan tanpa dilakukan rebosiasi kembali. Dampak yang ditimbulkan misalnya: karena pohon-pohon hijau ditebang liar / sengaja dibakar menjadikan berkurangnya asupan oksigen dibumi dan udara menjadi semakin gersang.
  • Penambangan Pasir Laut
    Suatu kesalahan besar yang dilakukan Bangsa Indonesia adalah melakukan penambangan pasir laut disekitar Perairan Kepulauan Riau, Singkep, Bangka Belitung. Penambangan pasir laut ditujukan untuk kegiatan ekspor keluar negeri. Dalam hal ini , Singapura sebagai negara tetangga terdekat menjadi penerima ekspor tersebut.


    Tanpa kita sadari bahwa bahwa kandungan pasir laut tersebut sesungguhnya kaya akan vandium, titanium dan palladuim. Oleh Singapura pasir laut Indonesia di ekspor kembali ke Amerika dan Jepang. Dampak yang terjadi pada Indonesia adalah kerusakan seperti tenggelamnya pulau-pulau kecil, abrasi, dan merusak ekosistem laut
  • Polusi
    Polusi adalah zat atau senyawa kimia yang masuk ke dalam lingkungan pada kadar yang melebihi ambang batas toleransi yang dapat diterima manusia sehingga dapat membahayakan kondisi bumi ini.

    Contohnya adalah cfc dari pendingin ruangan dan kulkas, karbon dioksida dari asap kendaraan bermotor.


    Polusi dapat terbagi menjadi 3, diantaranya:
a.       Polusi Tanah
Penyebab utama polusi tanah adalah sampah. Sampah yang berbahan plastik, kaca, logam dan insektisida akan sulit di urai oleh dekomposer di dalam tanah. Akibatnya sampah itu tidak hancur, dan terbenam di dalam tanah dalam jangka waktu lama. Dan sampah yang mengandung insektisida dan logam dapat merusak kehidupan di dalam tanah yaitu cacing yang berfungsi untuk menggemburkan tanah.. Maka,  tidak heran sampah plastik, kaca, logam sering didaur ulang oleh orang-orang kreatif menjadi suatu barang baru yang memiliki nilai guna kembali demi mengurangi polusi tanah.

b.      Polusi  Air
Yang paling sering menyebabkan polusi air adalah limbah pabrik, limbah rumah sakit, limbah rumah tangga, limbah pertanian, sampah organik, dan logam berat. Polutan inilah yang menyebabkan komposisi air menjadi tidak layak dan merusak ekosistem air.

c.       Polusi Udara
Polusi udara merupakan faktor utama penyebab efek rumah kaca. Polusi udara dapat terjadi karena banyak faktor diantaranya pembakaran hutan, asap kendaraan bermotor. Pembakaran hutan inilah yang menyebabkan berkurangnya asupan oksigen untuk manusia .

d.      Pembangunan Yang Tidak Terencana dan Tidak Tertata Rapih
Meluapnya kepadatan penduduk menuntut para petinggi atau pengusaha untuk membangun tempat tinggal. Dampaknya adalah kerusakan hutan dan hilangnya lahan pertaniaan. Pohon sengaja ditebang dan lahan pertanian ditimbun untuk mendapatkan lahan kosong yang akan digunakan untuk membangun perumahan dan perkantoran. Akibatnya bumi menjadi semakin gersang ,dan timbul berbagai bencana seperti tanah longsor dan banjir.

Dengan demikian, Marilah kita terus menggalakkan Gerakan Go Green! demi menjaga keseimbangan ekosistem di bumi dan membuat bumi sebagai tempat yang terbaik untuk kita berlindung.